Wisuda Akbar Karantina Tahfizh Al-Qur’an di YMM Freeport

Hafal Quran Sebulan

Wisuda Akbar Karantina Tahfizh Al-Qur’an di YMM Freeport


Program Karantina Tahfizh Al-Qur’an yang diselenggarakan LAZ YMM FI (Lembaga Amil Zakat Yayasan Masyarakat Muslim Freeport Indonesia). Bekerja sama dengan YKTN (Yayasan Karantina Tahfizh AlQur’an Nasional) pada bulan Ramadan 1438H yang lalu ditutup dengan acara “Wisuda Akbar Karantina Tahfizh Al-Qur’an YMM Edisi Ramadan 1438H” yang dilaksanakan pada 
tanggal 6 Agustus 2017. Dalam acara ini turut hadir Ustadz Ma’mun Al-Qurthuby, S.Pd.I, Alhafizh selaku Ketua YKTN dan Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA., Alhafizh selaku Ketua Dewan Penasehat YKTN. “Selamat atas wisuda seluruh peserta karantina tahfizh Al-Qur’an, ini merupakan visi besar YKTN bagaimana ikhtiar yang kita lakukan bersama mudah-mudahan dapat tercapai satu keluarga muslim minimal satu orang hafizh AlQur’an”, ucap Ketua YKTN Ustadz Ma’mum AlQurthuby, S.Pd.I, Al-Hafizh dalam sambutannya.

Total peserta yang di wisuda yakni 87 orang yang berasal dari berbagai kalangan dan umur. Terdiri dari 46 ikhwan yang dibimbing oleh Ustadz Usman Nurhadi, Alhafizh yang merupakan ustadz dari YKTN dan 41 akhwat yang dibimbing oleh Ustadzah Nursabrina Hasmar Ali yang merupakan alumni YKTN angkatan ke-17. “Alhamdulillah 87 peserta karantina telah diwisuda pada hari ini tanggal 6 Agustus 2017. Kami berharap agar para peserta karantina tahfizh Al-Qur’an YMM dapat terus konsisten dalam menghafal Al-Quran dan mengaji serta memahaminya.

 

Dan tak lupa, kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ucap Ketua Panitia Karantina Tahfizh Yayan Taryana. Dalam wisuda ini, wisudawan terbaik diraih oleh Bapak Ahmad Jamal dengan pencapain 4 Juz dan wisudawati terbaik yaitu Istigfaroh Mubarokah dengan pencapaian 6 juz dalam program sepekan. “Alhamdulillah lewat Karantina Tahfizh Al-Qur’an yang saya ikuti selama kurang lebih 2 pekan yang diselenggarakan oleh LAZ YMM FI bekerja sama dengan YKTN saya berhasil menyelesaikan muroja’ah hafalan saya sebanyak 6 juz dan selama di karantina saya tidak hanya menghafal AlQur’an tetapi belajar mencintai Al-Qur’an lebih dalam. Selain itu, saya juga dilatih untuk membiasakan diri rutin mendirikan sholat malam, sholat fardu secara berjamaah dan mendirikan sholat dhuha. Banyak hal yang saya dapat selama mengikuti karantina tahfizh Al-Qur’an semoga ke depannya kegiatan ini tidak berhenti sampai disini melainkan akan terus berlanjut sehingga akan menghasilkan generasi muda penghafal AlQur’an”, kata Istigfaroh wisudawati terbaik karantina tahfizh YMM.

 

 

LAZ YMM FI mengucapkan terima kasih banyak kepada:
1. Management PT. Freeport Indonesia yang telah memberikan bantuan sarana dan prasarana kegiatan tahfizh.
2. YMM PTFI dan P3RQ 1438H, yang telah memberikan fully support sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik.
3. PT. Pangan Sari Utama (PSU) yang telah memberikan bantuan fasilitas makan sahur bagi para peserta tahfizh dan,
4. Berbagai pihak yang tidak dapat saya sebutkan, semoga Allah SWT meridhoi bantuan anda semua.

Kami bangga telah diberikan kesempatan untuk melayani para peserta karantina tahfizh AlQur’an YMM. Semoga dengan kegiatan ini citacita LAZ YMM FI dapat terwujud yakni mencetak generasi-generasi hafizh di Bumi Cendrawasih.

 

Sumber : Buletin LAZ (Lembaga Amil Zakat) YMM Edisi Agustus 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *