Ringkasan Isi Kandungan Surah Al-Baqarah

Hafal Quran Sebulan

Ringkasan Isi Kandungan Surah Al-Baqarah

26 June 2021 Artikel 4

Ringkasan Isi Kandungan Surah Al-Baqarah

Pada saat menjadi imam salat wajib hendaknya imam membaca Al-Quran ayat pendek-pendek maka lebih diutamakan membaca satu surah secara utuh. Adapun jika satu surah terlalu panjang maka bisa membaca ayat Al-Quran sesuai dengan batas-batas tema atau maqra.

Berikut ini ringkasan isi kandungan Surah Al-Baqarah agar dapat dipraktikkan entah dalam batas hafalan maupun saat dibaca pada waktu salat.

Beberapa ahli tafsir menjelaskan tentang pokok surah Al-Baqarah dalam buku karya Muhammad, Mushthafa Muslim (2010). At-Tafsir al-Maudhu'i Lisuwar al-Qur`an al-Karim. Jilid 1. Sharjah: University of Sharjah.

Abu Ja'far bin az-Zubair al-Gharnathi; dia berpendapat bahwa surah ini dengan segala rahasianya adalah “Penjelasan tentang al-shirath al-mustaqim (jalan yang lurus) dengan sempurna, tidak tertinggal sedikit pun, dan penjelasan mulianya orang yang mengambil (pelajaran) darinya dan buruknya orang yang menjauhkan diri darinya.”

Burhanuddin al-Biqa'i: “Sumber hukum yang tegas bahwa Al-Kitab (Alquran) adalah petunjuk agar diikuti semua perkataan di dalamnya, petunjuk teragung mengenai iman kepada hal gaib, dan kumpulan (petunjuk tentang) iman kepada hari akhir. Isinya seputar iman kepada kebangkitan yang diterangkan melalui kisah sapi betina, yang juga masih seputar iman kepada hal gaib.”

Ath-Thahir bin Asyur: “Tujuan terbesar surah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu (1) tujuan untuk menetapkan martabat agama ini (Islam) di atas agama terdahulu dan kemuliaan petunjuk dan norma-norma penyucian jiwa di dalamnya serta (2) tujuan untuk menjelaskan hukum-hukum agama ini dan maslahatnya kepada para pengikutnya.”

A. Tiga Golongan Manusia dalam menghadapi Al-Qur'an (1-20)

1. Golongan Mukmin (1-5)
2. Golongan Kafir (6-7)
3. Golongan Munafik (8-20)

B. Keesaan dan kekuasaan Allah SWT. (21-39)

1. Perintah menyembah Allah SWT Yang Maha Esa (21-22)
2. Tantangan Allah SWT kepada Kaum Musyrikin mengenai Al-Qur'an (23-24)
3. Ganjaran bagi orang-orang yang beriman (25)
4. Perumpamaan-perumpamaan dalam Al-Qur'an dan hikmah-hikmahnya (26-27)
5. Bukti-bukti kekuasaan Allah SWT. (28-29)
6. Penciptaan manusia dan penguasaannya di bumi (30-39)

C. Peringatan Allah SWT kepada Bani Israil (40-141)

1. Beberapa perintah dan larangan Allah SWT Israil]] (40-48)
2. Perincian nikmat Allah SWT kepada Bani Israil (49-60)
3. Pembalasan terhadap sikap dan perbuatan Bani Israil (61)
4. Pahala orang yang beriman (62)
5. Pembalasan terhadap Bani Israil yang melanggar perjanjian dengan Allah SWT. (63-66)
6. Kisah penyembelihan Sapi Betina (67-74)
7. Keimanan Orang Yahudi sukar diharapkan (75-82)
8. Bani Israil mengingkari janjinya dengan Allah SWT. (83-86)
9. Sikap Orang Yahudi terhadap para rasul dan kitab-kitab yang diturunkan Allah SWT. (87-91)
10. Penyembelihan anak sapi yang dilakukan Bangsa Yahudi merupakan tanda kecenderungan mereka kepada benda (92-96)
11. Memusuhi Malaikat Jibril AS. berarti memusuhi Allah SWT yang mengutusnya (97-101)
12. Tuduhan Orang Yahudi terhadap Nabi Sulaiman AS. (102-103)
13. Ketidaksopanan orang-orang Yahudi terhadap Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya (104-105)
14. Menasakhkan suatu ayat adalah urusan Allah SWT. (106-113)
15. Tindakan-tindakan menghalangi ibadah (114-118)
16. Larangan mengikuti Yahudi dan Nasrani (119-123)
17. Perjanjian dengan Nabi Ibrahim AS. (124-129)
18. Agama Nabi Ibrahim AS. (130-141)

D. Kakbah adalah kiblat bagi seluruh umat Islam (142-214)

1. Sekitar pemindahan Kakbah (142-152)
2. Cobaan berat dalam menegakkan kebenaran (153-157)
3. Manasik Haji (158)
4. Laknat terhadap orang-orang yang menyembunyikan ayat-ayat Allah SWT dan orang-orang kafir (159-162)
5. Allah SWT Yang Berkuasa dan Yang Menentukan (163-171)
6. Makanan yang Halal dan yang Haram (172-176)
7. Pokok-pokok kebajikan (177)
8. Kisas dan hikmahnya (178-179)
9. Wasiat (180-182)
10. Puasa (183-188)
11. Berjihad dengan jiwa dan harta di jalan Allah SWT. (189-195)
12. Haji (196-203)
13. Perbuatan orang-orang munafik (204-210)
14. Hikmah diutusnya para rasul dan berbagai cobaan bagi para pengikutnya (211-214)

E. Beberapa Hukum Syariat (215-252)

1. Orang-orang yang diberi nafkah (215)
2. Hukum perang dalam Islam (216-218)
3. Khamr, judi, harta yang dinafkahkan dan pemeliharaan anak yatim (219-220)
4. Pokok-pokok hukum perkawinan, perceraian, dan penyusuan (221-237)
5. Kewajiban mengerjakan salat meskipun dalam keadaan takut (238-239)
6. Wasiat untuk Istri dan Mutah (240-242)
7. Kewajiban berjihad dan mengeluarkan harta di jalan Allah SWT. (243-252)

F. Tentang rasul-rasul dan kekuasaan Allah SWT. (253-260)

1. Keistimewaan dan perbedaan derajat rasul-rasul (253)
2. Anjuran membelanjakan harta (254)
3. Ayat Kursi (255)
4. Tidak ada paksaan memasuki agama Islam (256-257)
5. Membangkitkan kembali orang-orang yang sudah mati (258-260)

G. Cara-cara menggunakan harta dan hukum-hukumnya (261-286)

1. Menafkahkan harta di jalan Allah SWT. (261-274)
2. Hukum Riba (275-281)
3. Kesaksian dalam Muamalah (282-283)
4. Pujian Allah SWT terhadap para mukmin dan doa mereka (284-286)

Semoga dengan membaca Al-Quran sesuai dengan batas tema-tema tersebut kita dapat mempelajari ayat-ayat Al-Quran disertai tadabbur terjemah. Cara yang paling sederhana yaitu membaca Al-Quran sambil melihat terjemah per-kata dan terjemah tafsiriyah. Adapun bila ingin lebih paham secara mendalam maka bisa melanjutkan dengan mempelajari ilmu Nahwu Sharaf.

Ringkasan isi kandungan Surah Al-Baqarah ini dapat membantu para pembaca untuk memahami secara global terlebih dahulu sebelum nantinya memahami secara mendetail.

Secara sederhana pemahaman Metode Yadain dapat dilakukan dengan menggunakan Al-Quran Yadain yaitu membedakan kiri (bathil) atau kanan (haq).

Muhammad, Mushthafa Muslim (2010). At-Tafsir al-Maudhu'i Lisuwar al-Qur`an al-Karim. Jilid 1. Sharjah: University of Sharjah.

Informasi dan Pendaftaran
www.hafalquransebulan.com
WA 081312700100

4 Responses

  1. Ibu Ratna Handayaningrum says:

    MasyaAllah, smg keluarga kami dpt jd murid pesantren on line ini, Aamiiiii Ya Allah

  2. Ainul says:

    Bagaimana menyertai secara online?
    Saya dari Malaysia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *