Teknik Menghafal Al-Quran bagi Orang tua yang Mengajar Anak Balita

Hafal Quran Sebulan

Teknik Menghafal Al-Quran bagi Orang tua yang Mengajar Anak Balita

Menghafal Al-Quran idealnya dilakukan pada saat seseorang sudah mampu membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid. Akan tetapi, bagaimana jika hal ini dilakukan pada anak usia di bawah 5 tahun yang belum mampu membaca Al-Quran sedangkan upaya untuk diajarkan membaca huruf per huruf, kata per kata belum memungkinkan karena masih di bawah 2 tahun.

Di sisi lain potensi anak usia dini merupakan kesempatan untuk memasukkan hafalan Al-Quran tanpa adanya penolakan dari mental blok. Pikiran anak-anak belum mengenal kata “sulit”, “susah”, bagi mereka sangat mudah menghafal lagu-lagu seperti, “balonku ada lima”, “lihat kebunku”, “bintang kecil”, “tik.. tik.. tik.. bunyi hujan”, dan lain sebagainya. Tentu potensi ini sangat mubazir jika otak anak dimasukkan lagu-lagu yang tidak berpahala.

Artikel ini akan membahas mengenai metode yang dapat dipilih oleh orang tua untuk mengawali pendidikan tahfizh Al-Quran bagi anak-anak balita.

  1. Teknik Talqin Seperti Malaikat Jibril

Cara mengajarkan pada anak-anak yaitu dengan cara mencontohkan bacaan Al-Quran yang fasih kemudian anak-anak menirukan bacaan tersebut semampunya. Apabila orang tua teliti dan memiliki kemauan untuk mencontohkan bacaan, maka lambat laun anak-anak akan menirukan sampai dengan peniruan pengucapan yang lengkap.

Ketika satu ayat pendek sudah dibacakan berulang-ulang, maka pada dasarnya anak sudah mampu mengulangi bacaan tersebut secara lengkap di dalam pikirannya. Tetapi dalam pengucapan pada awalnya hanya mengikuti kata-kata akhirnya saja. Itu tidak ada masalah dan itulah proses.

Sambil menggunakan teknik talkin, perkenalkan pula huruf-huruf hijaiyah dengan pengucapan yang fasih sehingga seiring dengan usia anak bertambah maka bertumbuh pula kemampuan bacaan Al-Qurannya.

  1. Teknik Talqin dengan Cara Mendengarkan Rekaman

Tidak setiap orang tua mampu membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid. Oleh karena itu, rekaman bacaan Al-Quran atau MP3 Syeikh Timur Tengah yang bacaannya sudah dipotong-potong per ayat tersebut diulang-ulang misalnya 50 sampai 100 kali pengulangan.

MP3 didengarkan oleh orang tua dan anak. Orang tua menirukan bacaan MP3 secara berulang sedangkan anak-anak mendengarkan. Apabila suasananya menyenangkan maka anak akan terbawa oleh contoh bacaan yang didengarkannya sehingga melakukan pengulangan pengucapan yang sama seperti orang tua yang juga menirukan bacaan Al-Quran.

Ayat-ayat Al-Quran yang dapat diunduh per ayat bisa didapatkan melalui link berikut ini:

https://sites.google.com/site/murotalperayat/home

  1. Teknik Bercerita Isi Kandungan Ayat

Anak usia 3 tahun ke atas biasanya sudah bisa diajak untuk berbicara. Gunakan teknik bercerita dari isi kandungan surat-surat pendek. Bercerita menggunakan terjemah dan buku-buku tafsir surat pendek sudah banyak tersedia di toko buku dan biasanya bergambar sehingga membuat anak senang.

  1. Teknik Menghafal dengan Merekam Video / Audio

Anak-anak generasi Alfa yang lahir di tahun 2010-2024, khususnya yang saat ini berusia 1-5 tahun sejak hidupnya dimanjakan dengan gadget. Ini merupakan potensi untuk menarik minat mereka dengan cara merekam aktivitas menghafal Al-Quran dengan talqin kemudian rekaman tersebut diulang-ulang dalam bentuk audio maupun video. Anak-anak akan suka dengan suara bacaan mereka. Pengulangan secara bersamaan disertai interaksi antara orang tua dan anak sangat berpengaruh bagi minat anak dalam menghafal Al-Quran. Anak-anak tidak bisa disuruh untuk melakukan suatu aktivitas melainkan ia akan mencontoh aktivitas orang tuanya dalam menghafal Al-Quran. Kelebihan mengajarkan anak untuk menghafal Al-Quran yaitu orang tua menjadi ikut hafal dari ayat yang dihafalkannya secara bersama. Walaupun anak-anak belum mampu mengikuti secara sempurna, pada dasarnya hatinya sudah merekam suara bacaan yang diulang-ulang dengan cara yang menyenangkan. Tentukan waktu kapan setiap hari orang tua akan mencontohkan dan menguji hafalan tersebut.

  1. Teknik Memfasihkan Ayat yang Akan Dihafal

Teknik memfasihkan bacaan ayat yang akan dihafal merupakan langkah lebih lanjut yang dapat dipraktikkan bagi anak yang sudah mampu mengenal bacaan huruf-huruf Al-Quran bentuk sambung namun masih terbata-bata. Kefasihan bacaan akan membuka kemudahan menghafal Al-Quran.

Apabila orang tua baik Ayah maupun bunda belum berani mengajarkan hafalan Al-Quran karena belum memiliki dasar hafalan Al-Quran maka ada solusinya yaitu diawali dengan Ayah Bunda mengikuti program Karantina Hafal Quran Sebulan. Targetnya yaitu mampu membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid. Adapun jika bacaan Al-Quran Ayah Bunda sudah fasih maka meningkat ke target berikutnya yaitu setoran hafalan Al-Quran 30 juz sampai khatam. Begitu pun seterusnya jika Ayah Bunda sudah memiliki hafalan 30 juz namun belum lancar maka program Karantina Hafal Quran Sebulan bisa ditargetkan untuk mencapai hafalan yang mutqin, Insyaa Allah.

  1. Metode Yadain Litahfizhil Quran

Muslimin dan Muslimat yang sudah mampu membaca Al-Quran dengan fasih namun belum bisa bahasa Arab dan ingin menghafal Al-Quran disertai tadabur terjemah maka di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional, Insyaa Allah peserta difasilitasi metode yang sesuai untuk akselerasi menghafal Al-Quran. Hilangkan keraguan dan tumbuhkan keyakinan bahwa menghafal Al-Quran ada caranya, ada tekniknya, ada metodenya dan itu sudah dipraktikkan oleh banyak orang yang berhasil kemudian dimodel dan diterapkan kepada orang yang menginginkannya.

Allah akan memudahkan siapa pun yang memiliki keinginan untuk menghafal Al-Quran dan sudah jaminan Allah bahwa Al-Quran dimudahkan bagi setiap orang yang mau mempelajarinya sebagaimana tadabur pada surat Al-Qamar ayat: 17, 22, 32, dan 40.

Informasi dan pendaftaran Karantina Hafal Quran Sebulan dapat diakses melalui www.hafalquransebulan.com atau WhatsApp bagian informasi 081312700100.

Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Quran
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *