Metode Yadain: Isi Al-Quran Hanya Ada 2 yaitu Makna Kanan dan Kiri

Hafal Quran Sebulan

Metode Yadain: Isi Al-Quran Hanya Ada 2 yaitu Makna Kanan dan Kiri

Yadi Iryadi Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an2

Memahami Al-Quran tidak dapat dilakukan hanya mengandalkan mushaf terjemah bahasa Indonesia saja. Bahkan tafsir terjemah pun tidak cukup untuk dapat memahami Al-Quran. Agar dapat memahami Al-Quran dengan baik maka kita harus belajar ulumul Quran dan belajar bersama guru yang ahli di bidang tafsir Al-Quran.

Dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

من قال في القرآن بغير علم فليتبوأ مقعده من النار

Artinya: “Barangsiapa yang berkata tentang Al Qur’an tanpa ilmu maka siapkanlah tempat duduknya di neraka.” (HR. At Tirmidzi).

Satu sisi kita dilarang untuk menarik kesimpulan, dilarang menafsirkan, atau dilarang berpendapat berdasarkan terjemah dan di sisi lain ada tuntutan untuk tadabbur Al-Quran.

أَفَلاَ يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْءَانَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلاَفاً كَثِيرًا

Artinya: “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya” (QS. An-Nisa: 82).

Tetapi bagaimana terjemah bahasa Indonesia ini bisa menjadi modal untuk menambah kosakata Al-Quran?…

Kemampuan bahasa Arab peserta karantina tahfizh membantu proses menghafal Al-Quran. Lalu bagaimana peserta yang tidak memiliki pengetahuan bahasa Arab?..

Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional memfasilitasi peserta salah satunya dengan Metode Yadain Litahfizhil Quran.

Inti dari Metode Yadain ada 3 yaitu:

  1. Al-Quran Virtual
  2. Visualisasi Tadabbur
  3. Urutan Jari Ayat Al-Quran Yadain

Saat ini kita membahas mengenai Visualisasi Tadabbur.

Bagaimana cara kita menghafal Al-Quran disertai tadabbur terjemah bahasa Indonesia tanpa menafsirkan?…

Dalam Visualisasi Tadabbur ini fokus kita yaitu mengelompokkan makna kiri dan makna kanan dengan tujuan untuk mengerti alur cerita globalnya saja. Adapun jika ingin mengerti lebih dalam maka harus belajar bersama dengan ahli tafsir. Atau membaca buku tafsir terjemah dan mengkonsultasikan pada orang yang ahli di bidang tafsir Al-Quran.

Saat ini ranah kita adalah tahfizh Al-Quran. Visualisasi Tadabbur terjemah dapat membantu peserta untuk menghipun mufradat (kosakata) Al-Quran tanpa menerjemahkan.

Pada Metode Yadain bab Visualisasi Tadabbur yaitu Al-Quran 30 juz diringkas maknanya menjadi makna kiri dan kanan.

Sebelum menghafal ayat-ayat Al-Quran, peserta harus mampu menjawab salah satu dari 3 pertanyaan berikut:

  1. Siapa pelakunya?…
  2. Bagaimana sifatnya?…
  3. Di mana letak bendanya?…

Yadun artinya tangan, Yadain artinya dua tangan. Metode Yadain maksudnya yaitu menghafal Al-Quran dengan visualisasi kiri dan kanan.

Kebaikan sebelah kanan, kejahatan sebelah kiri.

Maksud dari 3 pertanyaan di atas yaitu:

  1. Jika pelakunya baik maka Visualisasi Tadabbur sebelah kanan, jika pelakunya jahat maka sebelah kiri.
  2. Jika sifatnya baik maka Visualisasi Tadabbur sebelah kanan, jika pelakunya jahat maka sebelah kiri.
  3. Jika tempatnya akhirat/surga/alam ghaib maka sebelah kanan, adapun jika tempatnya di dunia/langit/neraka maka sebelah kiri.

Pertanyaan atas terjemah tersebut cukup salah satunya saja dengan tujuan hanya untuk mengetahui alur cerita global dari ayat-ayat yang sedang dihafalkan.

Berdasarkan pengalaman alumni yang mempraktikkan Metode Yadain Litahfizhil Quran pada surah Al-Baqarah, ternyata pada surat Ali Imran sudah bisa dilakukan akselerasi atas izin Allah Subhanahu Wata’ala.

Yadi Iryadi, S.Pd.
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Quran

Informasi dan Pendaftaran
www.hafalquransebulan.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *