Membangkitkan Kesadaran Bahwa Al-Quran Ada Pada DNA Manusia!

Hafal Quran Sebulan

Membangkitkan Kesadaran Bahwa Al-Quran Ada Pada DNA Manusia!

19 June 2021 Artikel Testimoni 2

Membangkitkan Kesadaran Bahwa Al-Quran Ada Pada DNA Manusia!

Saya adalah seorang dokter di bidang Integratif/Holistik Medicine yang meyakini bahwa mental dan spiritual pasien menjadi bagian penting dalam penyembuhan penyakit pasien.

Saya banyak berinteraksi dengan Al-Quran terutama mengenai makna-makna yang saya tangkap ketika membaca arti Al-Quran.

Namun sejujurnya bahwa saya sangat kurang membaca huruf-huruf Al-Quran apalagi menghafalkannya. Karena dalam hati yang terdalam saya meyakini bahwa menghafal Al-Quran seperti itu tidak mudah.

Membaca Al-Quran saja saya belum begitu fasih namun ketika saya di sini mendapat penjelasan bahwa Al-Quran sangat mungkin untuk dihafal oleh siapa pun yang mau berusaha untuk melakukannya dan dibuktikan oleh teman-teman yang sudah banyak memiliki hafalan dan sangat cepat proses menghafalnya. Ternyata bisa menggugurkan keyakinan saya bahwa Al-Quran itu sulit untuk dihafalkan.

Saya mulai mempraktikkan metode Yadain dan itu sangat membantu saya sebagai pemula untuk memberikan setoran sebanyak 1 juz yaitu pada juz 29 bisa didapatkan dalam waktu 9 hari oleh saya yang seorang pemula.

Hal ini di luar dugaan saya sebelumnya dan sangat membantu menaikkan keyakinan saya bahwa insya Allah saya bisa menghafal juz-juz berikutnya hingga 30 juz dengan izin Allah, Aamiin.

Selain pengalaman mempraktikkan metode menghafal Yadain saya merasakan ada suatu perubahan. Saya tidak merasa sebagai pemula dalam menghafal Al-Quran saya merasa bahwa kegiatan menghafal Al-Quran ini adalah bagian kehidupan saya yang lama saya abaikan. Jadi saya tidak merasa baru belajar menghafal tapi saya sedang membangunkan sesuatu yang sudah menjadi milik saya.

Ada penelitian Dr. Ahmad Khan lulusan terbaik dari Duke University, ia mengatakan bahwa jika semua Al-Quran di bumi ini dihancurkan maka kita masih memiliki Al-Quran dalam tubuh kita dalam bentuk kode-kode Al-Quran di dalam DNA kita.

Apabila kita menghafal Al-Quran maka itu berarti kita membangunkan atau mengaktifkan kode-kode DNA kita. Ketika saya membaca arti Al-Quran dan bergetar tubuh saya karena saya memiliki reseptornya dalam sel tubuh saya seperti halnya Allah mengatakan bahwa akan kubuktikan kebenaran Al-Quran di alam semesta dan pada diri mereka sendiri.

Alhamdulillah pengalaman menghafal Al-Quran di Pusat Karantina Tahfizh Nasional ini membangkitkan keyakinan saya bahwa Al-Qur'an-lah bagian terdekat dengan saya dalam kehidupan ini dan harus selalu menjadi prioritas dalam segala urusan dan tujuan saya. Aamiin

Puti Rita Liswari
Profesi Dokter
Asal dari Bandung

2 Responses

  1. NENG ROSIMAH 857433911 says:

    Alhamdulillah…
    Bagaimana cara cepat hapal Al Qur’an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *