Berinteraksi dengan Al-Quran dan Mentadabburinya

Hafal Quran Sebulan

Berinteraksi dengan Al-Quran dan Mentadabburinya

19 June 2021 Artikel 0

Berinteraksi dengan Al-Quran dan Mentadabburinya. Ketika pertama menghafal Al-Quran rasanya sulit sekali tetapi setelah tahu bahwa berinteraksi dengan Al-Quran itu harus dengan keadaan bahagia semisal kita mendapatkan ayat yang sulit tersebut jika seiring lebih banyaknya pengulangan kosakata Al-Quran maka ayat yang mungkin awalnya sulit itu akan menjadi mudah.

Interaksi dengan Al-Quran harus dalam keadaan bahagia sebab ketika seseorang yang berinteraksi dengan Al-Quran dalam keadaan tidak bahagia atau banyak pikiran maka pasti akan dirasakan kesulitan.

Menurut metode Yadain ketika kita ingin menghafal Al-Quran maka kita harus:

  • Berniat betul-betul karena Allah Subhanahu Wata’ala;
  • Mampu membaca ayat dengan baik dan lancar;
  • Keikhlasan kita ketika menghafal;
  • Ketekunan yaitu dengan membacanya secara berulang-ulang;
  • Berusaha untuk terus menerus dan jangan putus asa;
  • Harus optimis bahwa apa yang kita lakukan dengan Al-Quran tidak akan disia-siakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala;
  • Menghafal Al-Quran harus dalam keadaan senang, bahagia, semangat agar lebih mudah masuknya ke dalam ingatan.

Banyak metode Yadain yang belum saya sebutkan. Bagaimana kita dapat mengenal Allah melalui mengenal kalam-Nya lalu menghafalkannya.

Menghafal Al-Quran sudah dijamin kemudahannya oleh Allah Subhanahu Wata’ala sebagaimana firman Allah didalam Surah Al-Qamar ayat: 17, 22, 32, dan 40.

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

dari ayat di atas bahwa menghafal Al-Quran mudah untuk kita pelajari tetapi dalam ayat tersebut Allah menjelaskan bahwa adakah orang yang mau mengambil pelajaran. Maka dari itu merugilah ketika seorang muslim tidak mengenal Al-Quran.

jangankan sampai pada tahapan menghafal, mungkin membacanya pun jarang. Maka jadikanlah Al-Quran sebagai pedoman bagi kita ataupun menjadikan Al-Quran sebagai teman kita.

Motivasi diri:

Jangan habiskan waktu ini hanya untuk bermain saja karena waktu itu lebih mahal daripada emas dan karena mungkin hari ini lebih baik dari kemarin habiskanlah waktumu untuk selalu bersama Al-Quran dalam keadaan apapun kalian senang maupun dalam keadaan sedih.

Rasulullah bersabda:

Bacalah Al-Quran karena sesungguhnya Al-Quran akan menemani kita di hari kiamat nanti bagi pembacanya.

Ahmad Adhari
Alumni angkatan ke-56 Program Sebulan
Pelajar dari Banten

Summary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *