Apakah Hafal Quran Sebulan hanya slogan?…

Hafal Quran Sebulan

Apakah Hafal Quran Sebulan hanya slogan?…

Hafal Quran Sebulan Karantina Tahfizh AlQuran Nasional
Apakah Hafal Quran Sebulan hanya slogan?…
Pertanyaan menarik dikaji karena belum setiap orang memahami Mindset mengenai Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.
 
Jika di pesantren tahfizh pada umumnya menghafal Al-Qur’an langsung mutqin dan itu membutuhkan waktu sekitar 3 tahun. Biasanya paling cepat 1,5 tahun untuk siap disimak dari awal sampai akhir.
 
Sedangkan di karantina Hafal Qur’an Sebulan, prinsipnya khatamkan dulu 30 Juz dengan cara setoran hafalan per satu halaman.
 
Jika sudah disetorkan per 1 halaman sampai 30 Juz maka tahapan berikutnya adalah muraja’ah seumur hidup. Apakah hafalannya tidak lupa?… seperti menghafal kembali?… Nah untuk ini Alhamdulillah ada sistem dan bimbingan metodologinya.
 
Adapun untuk program mutqin bisa dilakukan setelah ikut sebulan ikut Karantina Mutqin 3 bulan. Namun kebanyakan mereka ingin memutqinkan hafalannya setelah pulang ke pesantrennya atau ke rumahnya karena bisa sambil aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
 
Itulah mengapa setiap bulan masyarakat desa, kecamatan, kabupaten, kota se-Indonesia dan beberapa negara tetangga berduyun-duyun berangkat ke Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional di Jl. Raya Objek Wisata Cibulan Maniskidul Jalaksana Kuningan Jawa Barat Indonesia.
 
Para alumni bukan saja mendapatkan hafalan. Bagi alumni yang terpenting adalah memperoleh kenikmatan dalam menghafalkannya terlebih di sini menggunakan tadabbur terjemah. Adapun ayat-ayat yang membutuhkan penafsiran itu tidak ditafsirkan sendiri melainkan cukup dipahami secara globalnya saja untuk sementara sebelum belajar tafsirnya. Lagi pula target karantina tahfizh adalah menghafal Al-Qur’an dengan nikmat dan menyenangkan.
 
Alhasil, karena merasa nikmat menghafal Al-Quran maka banyak yang selesai menyetorkan hafalan sampai 30 Juz dengan cara setoran per 1 halaman. Semua atas pertolongan Allah Subhanahu Wata’ala.
 
Nah pasca setoran hafalan 30 Juz selanjutnya muraja’ah seumur hidup dengan cara di bawah ini:
 
TIPS MURAJA’AH MUTQIN 1 JUZ/PEKAN
 
Pasca Karantina Hafal Qur’an Sebulan ada yang bingung bagaimana cara muraja’ahnya?
 
Begini ikhtiar solusinya:
 
1. Memohon pertolongan Allah Subhanahu Wata’ala
 
2. Melancarkan 5 halaman per hari sehingga Senin, Selasa, Rabu, Kamis sudah 1 juz.
 
3. Jum’at lancarkan juz tersebut
 
4. Sabtu setoran ujian 1 juz tersebut
 
5. Ahad tilawah binnazhar juz-juz yang sudah dihafalkan
 
6. dan seterusnya lanjutkan pada juz berikutnya.
 
JIKA SUDAH 30 JUZ BAGAIMANA?….
 
Dengan pola yang sama tingkatkan menjadi setoran per 10 halaman, setoran per 1 juz, setoran per 2 juz, Setoran per 3 Juz, setoran per 5 juz, per 10 Juz, per 15 juz dan 30 juz dalam satu majelis. Mohon doanya semoga kami pun dikaruniakan istiqamah dalam menjalankannya. Aamiin.
 
Penulis mendapatkan banyak laporan bahwa santri-santri alumni Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional sepulang ke pesantrennya menjadi ada peningkatan. Santri yang biasanya setoran 1 halaman/hari, ternyata Allah memampukan untuk setoran hafalan per 5 halaman maupun per 10 halaman. Itu adalah awal yang baik. Alhamdulillah.
 
Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan Al-Qur’an kepada kita semua. Aamiin.
 
Yadi Iryadi, S.Pd.
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *