Visi : Terwujudnya Setiap Keluarga Minimal Muslim Satu Hafizh Hafizhah Indonesia 2030

Hafal Quran Sebulan

Visi : Terwujudnya Setiap Keluarga Minimal Muslim Satu Hafizh Hafizhah Indonesia 2030

Wisuda Karantina Tahfizh AlQuran Nasional Akhwat

Cita-cita ini tidak mungkin dapat diwujudkan jika setiap orang harus masuk pondok pesantren tahfizh selama bertahun-tahun sementara mereka disibukkan dengan aktivitas berbagai profesi.

Kita menyaksikan ada Dokter Seno (67 tahun) alumni YKTN Pusat. Beliau belum mampu membaca Al-Qur’an, kemudian dalam 20 hari atas izin Allah mampu khatam tahsin tilawah Al-Qur’an 30 Juz dan mulai menghafal Al-Qur’an 13 hari mendapatkan 3 Juz.

Dua bulan kemudian alhamdulillah kami berkunjung ke Klinik beliau Seno Medika di Bandung. Saat makan siang beliau sering sekali melihat Handphone. Begitu kami lihat ternyata beliau sedang muraja’ah dan berterima kasih bahwa di YKTN Pusat mendapatkan keterampilan membaca Al-Qur’an 20 hari, menghafal 3 Juz dalam 13 hari dan sekarang dalam 2 bulan di luar karantina sudah mendapatkan 2 juz hafalan baru yang disetorkan kepada ustadz pengelola pondok pesantren yang didirikan oleh Pak Dokter Seno.

Cerita ini sering saya ulang agar masyarakat mengetahui bahwa siapapun, dengan profesi apa pun berhak belajar Al-Qur’an, mentadabburi dan menghafalkan Al-Qur’an dengan harapan mendapatkan Ridha Allah Subhanahu Wata’ala.

Santri, pelajar, mahasiswa, dokter, bidan, psikolog, psikiater, pegawai pajak, pejabat, guru, dosen, pedagang, pengusaha, wiraswasta, karyawan, artis, jurnalis dan siapa pun berhak belajar Al-Qur’an.

Pencapaian hafalan biasanya sesuai dengan hasil seleksi:

1. Kelompok Tahsin, target memperbaiki bacaan Al-Qur’an 30 Juz dengan hafalan 2-5 Juz sebulan.

2. Kelompok Tahsin Tahfizh, target memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan target hafalan 10-20 Juz

3. Kelompok Tahfizh target menghafal Al-Qur’an 25-30 Juz

4. Kelompok Muraja’ah dan Ziyadah target menghafal Al-Qur’an 30 Juz kurang dari sebulan

5. Kelompok Muraja’ah target menghafal Al-Qur’an 30 Juz sampai Mutqin.

Klasifikasi halaqah tersebut memungkinkan setiap peserta berhasil sesuai dengan pencapaiannya pada saat karantina tahfizh sebulan. Biidznillah.

Visi terwujudkan setiap keluarga muslim minimal satu hafizh hafizhah Indonesia 2030 adalah cita-cita YKTN Pusat, Mitra YKTN, peserta dan alumni www.hafalquransebulan.com. Berharap kita semua pengelola lembaga tahfizh, yayasan, pondok pesantren, ormas dan seluruh lapisan masyarkat muslim menjadikan visi kita bersama. Bismillah…!

Visi ini menurut DR. KH Ahsin Sakho Muhammad, MA, Al-Hafizh penasihat YKTN sekaligus Lajnah Pentashihan Al-Qur’an Kemenag RI, ini adalah cita-cita masyarakat muslim untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam pembangunan bidang mental spiritual.

Semoga Allah meridhai ikhtiar dakwah kita. Aamiin.

Wisuda Karantina Tahfizh AlQuran Nasional Ikhwan

 

www.hafalquransebulan.com

Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional

Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an

Licensed Practitioner Neuro Linguistic Programming

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *