Allah Maha Baik

Hafal Quran Sebulan

Allah Maha Baik

Allah Maha Baik

oleh : Mariani (Jakarta), Ibu Rumah Tangga

Alhamdulillahirobbilalamin kepada Rabb yang maha baik, yang telah menunjukkan semua kebaikan dan Jalan, sehingga saya   sampai ke Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional.

 Awalnya Saya membaca al-quran hanya saat selesai salat subuh  dan maghrib, sampai pada saat saya terbesit di hati untuk memulai menghafal Alquran, saya coba  mulai dengan surah-surah pendek. Tapi saat menghafal sendiri kadang suka tergoda atau terganggu dengan hal-hal yang ada disekitarnya seperti handphone , teman-teman  dan lainya.  dari situ mulailah saya mencari tahu tempat untuk Belajar menghafal Al-Quran. Mulai mencari cari di internet,  saat saya  mencari ada teman yang menghubungi saya menanyakan keadaan saya, singkat cerita dari hasil obrolan teman tersebut memberitahukan kalau mau belajar Al-Quran yaitu di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an nasional, saya dikasih  websitenya,  di sinilah Allah sudah menunjukkan jalannya.  Allah Maha Baik…..

Tidak lama-lama saya langsung datang dan mengambil program satu bulan,  Alhamdulillah semua  di mudahkan, izin suami dan anak sudah diberikan sampailah saya  di karantina Tahfizh Al-Quran Nasional di Kuningan Jawa Barat.

Sampai di hotel Linggarjati terus terang saya kaget dengan kondisi hotel (kamar dan kamar mandi),  karena yang ada di kepala saya menginap di hotel.  tapi alhamdulillah saya jalani dengan senyum. Mulailah dengan pengenalan metode-metode pengarahan dari ustadz-ustadz mengnai cara menghafalnya.

Allah Maha Baik

Hari-hari saya mulai dengan  menghafal, awalnya terus terang tidak segampang teori yang di ajarkan, mulai dengan  baca ayat terlebih dahulu kata perkata, baris-berbaris, setelah hafal 1 sampai selesai, untuk mulai lagi dari awal sering lupa  kalau untuk mulai atau mengulanginya. Dicoba dengan mengingat artii disetiap kata-kata atau ayat-ayat yang sulit dan fokus diulangnya dengan berpaling muka kanan dan ke kiri, Alhamdulillah setelahnya saya bisa mengikuti Insyaallah kalau ada umur, waktu, dan rezeki saya ingin mengajak anak perempuan saya ,  saya merasakan teman-teman di khalaqoh saya dan di kamar sudah seperti teman  dan saudara sendiri terus terang sedih saat tiba waktu darah kembali.

Saya seperti akan merindukan waktu-waktu saat menghafal, melihat teman-temannya khatam 30 juz,  saat makan yang kadang juga harus menunggu hal makanannya habis hehehe…

ya Allah Ya Rabb…… Berikanlah kesehatan, kemudahan, keberkahan untuk ustadz-ustadzah,, ustad-ustad pesan pegawai atau teman-teman yang telah memfasilitasi karantina ini.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan selalu rahmatnya Amin ya robbal alamin.

semoga kita selalu Istiqomah dijalan Nya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *