Perhitungan dalam Sedekah

Hafal Quran Sebulan

Perhitungan dalam Sedekah

Apakah saat mau sedekah perlu perhitungan?… Bagaimana perhitungan dalam sedekah.
 
Ini merupakan ILMU RAHASIA SEDEKAH yang jarang diketahui dan dirahasiakan oleh orang-orang yang mengamalkannya.
 
Sedekah pun kita harus perhitungan.
 
Misalnya kita perlu uang Rp 100 ribu maka kita harus berjuang bagaimana caranya agar bisa sedekah 10 ribu sebelum memiliki Rp 100 ribu. Lalu dari mana datangnya itu?… Bisa melalui pekerjaan, perniagaan, atau datang dari arah yang tidak diduga.
 
Kalau kata “ribu” diubah jadi “juta” atau “milyar”, itu pun berlaku.
 
Di dunia saja pasti dibalas, apalagi di akhirat.
 
Sebagaimana dijelaskan dalam kitab al-Mawa’idh al-‘Ushfuriyah, Syeikh Muhammad bin Abi Bakar menuliskan suatu hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar.
 
Pada suatu ketika sebuah ayat turun:
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
 
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (QS. Al-Zalzalah, 7)
 
Rasulullah berkata, “Ya Rabb ini sedikit menurut hak umatku.” Allah berkata, “Kalau begitu satu kebaikan dibalas 10 kali lipat.”
 
Maka turunlah ayat:
 
مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا
 
“Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An’am:160).
 
Rasulullah berkata lagi, “Ya Rabb ini juga (masih) sedikit menurut hak umatku.” Allah lalu menanggapi, “Kalau begitu satu kebaikan dibalas 700 kali lipat.”
 
Seketika turunlah ayat:
 
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
 
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).
 
Rasulullah melanjutkan, “Ya Rabb tambahkanlah kepada umatku.” Lalu turunlah ayat:
 
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
 
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.” (QS. Al-Baqarah, 245)
 
Rasulullah berkata lagi, “Ya Rabb tambahkanlah kepada umatku.” Lalu turunlah ayat:
 
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
 
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS. Az-Zumar: 10).
 
==========###============

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *