Tadabbur Metode Yadain Litahfizhil Qur’an Serasa Menjadi Bagian dari Isi Kandungan Al-Qur’an

Hafal Quran Sebulan

Tadabbur Metode Yadain Litahfizhil Qur’an Serasa Menjadi Bagian dari Isi Kandungan Al-Qur’an

Tadabbur Metode Yadain Litahfizhil Qur’an Serasa menjadi bagian dari isi kandungan Al-Qur’anPernahkan Anda membaca novel, menonton filem, atau mengalami suatu kejadian kemudian Anda menceritakannya kembali dalam keadaan melibatkan seluruh perasaan?…

Hal itu berarti Anda telah melibatkan diri di dalam alur cerita yang Anda sampaikan. Dan luar biasanya Al-Qur’an ini bukan sekedar dongeng masa lalu atau pun dongeng masa depan melainkan kisah nyata di masa lalu, kisah nyata di masa kini dan kisah nyata di masa depan. Tentu saja akan lebih berkesan bagi pembacanya yang melibatkan tadabbur maknanya.

Pada metode Yadain melibatkan unsur Submodality: Visual, Auditory, Kinestetik, Olfactory (penciuman) dan Gustatory (perasa)

VISUAL => Seperti melihat kejadiannya seperti apa. Bayangkan gajah besar menari-nari?… Apakah Anda mampu membayangkannya?…

AUDITORY => Seperti mendengarkan suaranya. Bayangkan suara gajah tersebut?…

KINESTETIK => Seperti menjadi bagian dari pelakunya. Bayangkan dan tirukan gerakan gajah yang sedang menari tersebut, pegang gajah tersebut dan rasakan di kulit?…

OLFACTORY => Seperti membayangkan bau/wangi dari suatu benda yang ada dalam pikiran. Rasakan bau/wangi gajah tersebut?…

GUSTATORY => Seperti membayangkan rasa di lidah. Bagaimana rasanya seandainya gajah tersebut dijilat belalainya?….

Mempelajari Visualisasi Metode Yadain akan terasa seperti 3 Dimensi di dalam pikiran bahwa apa yang diceritakan tersebut membentuk fakta internal di dalam pikiran pembacanya.

Akibatnya, tadabbur terasa nikmat dan luar biasa dirasakan oleh para penghafal Al-Qur’an yang menggunakan metodenya.

Berikut ini Visualisasi tadabbur yang sudah disepakati:

SIFATNYA

KANAN : Sifat baik, hal-hal baik, pekerjaan baik

KIRI : Sifat jahat, hal-hal jahat, pekerjaan jahat

LETAK BENDANYA

KANAN ATAS : Surga, Bidadari, Malaikat, Segala isi surga

KIRI BAWAH : Neraka, Adzab, Iblis, Syetan, Jin kafir, segala isi neraka

KANAN BAWAH: Jin Islam

KANAN TENGAH : Akhirat, Alam Ghaib, Padang Masyar, Kiamat dll.

KIRI TENGAH : Dunia, Lautan, Daratan, Gunung, Pohon, Manusia, Binatang, segala isi dunia

KIRI ATAS : Langit, Bulan, Bintang, Matahari dan segala isi langit

KANAN DEPAN ATAS : Allah, Asmaul Husna, (bukan merupakan tempat melainkan hanya visualisasi tadabbur saja tanpa menyerupakan/menyamakan segala sesuatu dengan Allah)

PELAKUNYA

TANGAN KANAN : Pelaku baik

TANGAN KIRI : Pelaku jahat

AKU => Menunjukkan kepada diri sendiri

KAMU => Menunjukkan kepada orang dihadapan satu orang

KALIAN => Menunjukkan kepada orang dihadapan banyak orang

DIA => Menunjukkan kepada satu orang dihadapan sebelah kiri/kanan

MEREKA = Menunjukkan kepada banyak orang dihadapan dari depan ke sebelah kiri/kanan

KAMI = Menunjukkan kepada orang yang ada di samping kiri/kanan dan termasuk diri sendiri

Visualisasi 2 tangan sudah tidak perlu dilakukan ketika Visualisasi Imajinasi sudah berhasil didapatkan. Sebab Imajinasi lebih cepat daripada gerakan tangan.

CONTOH PRAKTEK PADA AYAT

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَن قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا ۖ قَالُوا نَعَمْ ۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ أَن لَّعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

Artinya: Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada Penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): “Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?” Mereka (penduduk neraka) menjawab: “Betul”. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: “Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim. (Al-A’raf: 44)

Efek yang dirasakan saat menghafal Al-Qur’an :

– Saat ayat dibaca terjemah menjadi alur cerita seperti sedang mengalami kejadian tersebut

– Saat ayat dibaca sebagian orang merasakan kebahagiaannya sekaligus kengeriannya dalam ayat yang dibaca

– Saat ayat dibaca dan diulang ayat-ayatnya tanpa disadari hafalan lebih dimudahkan untuk dihafal

– Saat ayat dibaca sangat berkesan di hati pembacanya

– Setelah membaca ayat – ayat yang ditadabburi semoga ada perubahan perilaku

– Lebih baik merasakannya sendiri… Sangat dahsyat pengaruh Al-Qur’an bagi penghafal yang melibatkan tadabbur di dalam bacaannya

Informasi dan formulir online www.hafalquransebulan.com

Hubungi admin pendaftaran 081312700100

Semoga Allah pertemukan kita di majelis Al-Qur’an yang semoga Allah berkahi Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.

Yadi Iryadi
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Licensed Practitioner Neuro-linguistic Programming
Master Coach HypnoTahfizh

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *