Memaafkan Orang Lain Membuat Hati Bahagia dan Nyaman Ngafal Al-Qur’an

Hafal Quran Sebulan

Memaafkan Orang Lain Membuat Hati Bahagia dan Nyaman Ngafal Al-Qur’an

Meminta maaf atas suatu kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja dan juga memaafkannya tidak harus menunggu Ramadhan atau pun Idul Fitri melainkan bisa dilakukan kapan saja bahkan tidak boleh melewati tiga hari.

Rasulullah bersabda:
 
“Tidak halal apabila seorang Muslim menjauhi kawannya lebih dari tiga hari. Apabila telah lewat waktu tiga hari tersebut maka berbicaralah dengannya dan beri salam. Jika ia menjawab salam maka keduanya akan mendapat pahala dan jika ia tidak membalasnya maka sungguhlah dia kembali dengan membawa dosanya, sementara orang yang memberi salah akan keluar dari dosa.”(HR. Muslim)
 Allah SWT berfirman:
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلينَ
Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS Al-A’raf: 199)
فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ
Maka maafkanlah dengan cara yang baik. (QS Al-Hijr: 85)
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ألاَ تُحِبُّونَ أنْ يَغْفِرَ اللهُ لَكُمْ
Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya, “Rasakanlah azab yang membakar ini.” (QS An-Nuur: 22)
وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنينَ
Orang-orang yang menafkahkan, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran: 134)
وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الأُمُورِ
Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (QS Asy-Syura: 43)
 
Pengalaman saya menangani ribuan klien terapi sejak 2007 s/d 2017 orang-orang yang terpuruk dalam hidupnya memiliki persamaan:
 
1. Sulit memaafkan orang lain
2. Sulit memaafkan dirinya sendiri
3. Sulit memaafkan masa lalunya
4. Enggan untuk mencapai impiannya
5. Bukannya minta ampun malah menyalahkan “tuhan”
 
Alhamdulillah 96% berhasil diatasi.
4 % gagal move on.
 
Bagi seorang Hypnotherapis apabila gagal membuat kliennya berhasil maka kesalahan bukan pada klien melainkan Hypnotherapis yang kurang pandai mengolah kata-kata untuk membentuk realitas internalnya.
 
Adapun hidayah itu semuanya atas kehendak Allah SWT
Ya, sudahlah…
 
Padahal manfaat “memaafkan” itu sangat dahsyat…
Masyaa Allah… (y)
 
Memaafkan bukan berarti rela diperlakukan seperti itu, memaafkan berarti membebaskan diri dari belenggu yang menghambat kesuksesan.
 
Adapun kesalahan orang lain yang menyangkut kriminal tentu dimaafkan dengan tetap menjalankan proses hukum yang berlaku.
 
Lalu adakah kaitannya dengan hafalan Al-Qur’an lebih dimudahkan oleh Allah?…
 
Tarik nafas ambil oksigen sebanyak-banyaknya kemudian maafkanlah semua orang yang telah bersalah padamu dan rasakan ketenangan pikiran saat menghafalkan Al-Qur’an. Lebih bagus lagi saat kembali menjalin silaturahim.
 
Masyaa Allah, boleh dicoba…!
 
Buat yang baca tulisan ini, mohon maaf lahir batin 🙂
 
www.hafalquransebulan.com
 

Yadi Iryadi
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Licensed Neuro Linguistic Programming
Master Coach HypnoTahfizh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *