Keyakinan Membuat Sesuatu Menjadi Tampak Nyata

Hafal Quran Sebulan

Keyakinan Membuat Sesuatu Menjadi Tampak Nyata

Apakah Anda percaya bahwa keyakinan seseorang pada sesuatu membuat sesuatu itu menjadi tampak nyata sebagai fakta?…

Jika di zaman Fir’aun dulu tali bisa terlihat menjadi seolah ular maka sebenarnya hal yang sejenis itu pun bisa dilakukan di zaman sekarang.
Mengapa para penyihir tersebut langsung kalah?… Karena tongkat Nabi Musa bukanlah ilusi melainkan mukjizat nyata yang diakui kebenarannya oleh para penyihir di zaman itu.
 
Mengamati fenomena para penyihir di masa lalu hal tersebut dapat diungkap menggunakan pendekatan Neuro Linguistic Programming dan Hypnosis.
 
Bagaimana sebuah tujuan membuat fakta internal dalam pikiran seseorang bisa dicapai dengan cara komunikasi verbal maupun non verbal untuk mampu menimbulkan efek ilusi seolah nyata.
 
Sugesti verbal maupun non verbal dapat mempengaruhi setiap orang yang meyakininya namun tidak akan berpengaruh bagi orang yang mengabaikannya.
 
Betapa lucunya manakala saya sering bertemu dengan Ibu-ibu, Bapak-bapak di masyarakat yang biasa nonton berita di TV namun tidak punya akses Sosial Media. Mereka rata-rata menganggap tokoh-tokoh ulama sebagai seorang penjahat. Padahal sebagaimana kita maklumi bersama bahwa beliau seorang yang memimpin nahyil munkar di negeri ini.
 
Media masa punya potensi kemampuan untuk membuat fakta internal dalam pikiran seseorang dengan cara ilusi Submodality.
 
Ilusi adalah suatu persepsi panca indra disebabkan adanya rangsang panca indra yang ditafsirkan salah, dengan kata lain adanya penjelasan yang salah dari suatu rangsang panca indra.
 
Submodality adalah salah satu bagian dari perangkat manusia tentang bagaimana seseorang merekam sebuah peristiwa untuk kemudian disimpan dalam pikirannya. Jika boleh diibaratkan dengan mudah, maka Submodality dapat dianalogikan dengan data dari sebuah tayangan film.
 
Mengenai ilusi pikiran dengan menggunakan kata-kata sugesti direct dan indirect mampu menimbulkan efek yang sangat nyata dalam persepsi seseorang.
 
Bukan masalah boleh atau tidak boleh mempelajari ilusi submodality ini. Namun yang terpenting adalah penggunaanya untuk memperdayakan atau memberdayakan manusia.
 
Setiap orang yang bisa berkomunikasi pasti selalu terlibat dalam submodality karena inilah rekaman yang ada di dalam pikiran setiap manusia yang berakal.
 
Sisi keharaman mempraktekkan sihir media masa adalah manakala dilakukan untuk kejahatan seperti membuat khurafat, meyakini takhayul, perbuatan syirik, menipu, curang, merugikan orang, memutarbalikan fakta, dan lain sebagainya.
 
Alih-alih untuk berbuat jahat justru Neuro Linguistic Programming berbasis Hypnosis yang diberdayakan untuk mengakses ilusi submodality ini dapat digunakan untuk memberdayakan diri dalam Menghafal Al-Qur’an.
 
Betapa banyak orang “terjebak” kata-kata KARANTINA HAFAL QURAN SEBULAN kemudian tertarik dan terdorong untuk menghafalkan Al-Qur’an kemudian menikmati tadabbur tilawah disertai terjemah. Setelah menghafalkannya ingin selalu mengulang hafalannya sebagai bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Alhamdulillah.
 
Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an pun menggunakan media masa untuk menyebarkan fakta internal dan eksternal berupa kemudahan menghafalkan Al-Qur’an bagi siapa saja yang mau menghafalkannya.
 
Untungnya Submodality yang ditanamkan di dalam sugesti-sugesti KARANTINA HAFAL QURAN SEBULAN bukan berasal dari janji-janji manusia melainkan janji Allah Subhanahu Wata’ala yang menegaskannya di dalam Al-Qur’an
 
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
 
“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17, 22, 32 dan 40).
Dengan fakta yang bersumber dari Allah Subhanahu Wata’ala ini tidak mengherankan kalau setiap bulan semakin banyak para penghafal Al-Qur’an yang merasakan manfaat menghafalkan Al-Qur’an sebulan 30 Juz kemudian mengulang hafalannya seumur hidup. Alhamdulillah.
Informasi dan pendaftaran hubungi WA 081312700100
atau langsung mengisi formulir online di www.hafalquransebulan.com
 
Penulis:
Yadi Iryadi
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Licensed Practitioner Neuro Linguistic Programming
Master Coach HypnoTahfizh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *