Cara Cepat Menghafal Al Quran Sebulan 30 Juz

Hafal Quran Sebulan

Cara Cepat Menghafal Al Quran Sebulan 30 Juz

8 November 2019 Artikel 6

Artikel berikut merupakan cara cepat menghafal Al Quran sebulan 30 juz. Saat menghafal Al-Quran mungkin Anda pernah merasakan kesulitan menghafal ayat per ayat. Ketahuilah bahwa sesungguhnya yang sulit itu bukan Al-Qurannya melainkan bisa jadi metode yang Anda lakukan belum tepat. Tidak mungkin ada ayat Al-Quran yang susah dihafalkan jika Anda mau menghafalkannya. Sebab kemudahan menghafal Al-Quran sudah dijaminkan oleh Allah dan tidak mungkin Allah mengingkari janjinya. Allah tidak akan mempersulit Anda dengan Al-Quran sebagaimana firmannya pada surat Thaha ayat ke-2. “Tidaklah kami menurunkan Al-Quran ini kepadamu (Muhammad) untuk membuatmu susah” (QS. Thaha: 2).

Selanjutnya pada bagian ini akan dibahas mengenai cara cepat menghafal Al Quran:

1. Niat Menghafal Al-Quran karena Allah

Sebelum memberanikan diri menghafal Al-Quran, niat merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian. Sebab apa gunanya melelahkan diri menghafal Al-Quran jika tidak mendapatkan Ridha dari Allah Subhanahu Wata’ala. Hendaknya menghafal Al-Quran tidak diniatkan untuk disebut sebagai hafizh atau tujuan yang sifatnya duniawi. Juga menghafal Al-Quran bukan sekadar memenuhi keinginan orang tua secara duniawi melainkan justru ingin menghadiahkan mahkota kemuliaan bagi kedua orang tua di akhirat nanti.

Ketika Anda jujur meniatkan diri semata-mata karena Allah dalam menghafal Al-Quran maka itu akan membuat Anda mampu bertahan dan terus berjuang menghafalkannya dengan penuh kesabaran maupun kenikmatan saat menjalani setiap prosesnya. Cara cepat menghafal Al Quran yaitu dengan memperbaiki niat beribadah sehingga mendapatkan pertolongan selama proses menghafal Al Quran. Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan (QS. Al-Fatihah: 5)

2. Mulailah Menghafal dari Sekarang

Cara cepat menghafal Al Quran yaitu melakukannya mulai dari sekarang juga. Metode menghafal cepat yaitu dengan segera memulai menghafal Al-Quran segera sudah merupakan cara cepat hafal Al Quran. Lakukan terutama untuk menguasai hafalan minimal sebanyak 3 juz. Juz tersebut  akan menjadi bekal bagi hafalan berikutnya karena kosakata banyak yang berulang.

Menghafal Al-Quran tidak perlu menunggu momen Ramadhan untuk memulai menghafal Al-Quran, sebab kapan pun merupakan hari terbaik untuk memulai menghafal Al-Quran dan mulai belajar konsisten secara teratur setiap hari. Bahkan sebelum mengikuti proses karantina tahfizh Al-Qur’an pun Anda sudah mulai belajar berproses membiasakan diri untuk tilawah sebanyak-banyaknya maupun membaca 1 halaman secara berulang sampai pengucapan ringan barulah kemudian menghafalkannya.

3. Mengingat Dari Satu Jenis Cetakan Mushaf

Quotes menghafal Al-Quran - Pertanda Sahabat Al-Qur'an

Ini merupakan kaidah penting cara cepat menghafal Al Quran. Hendaknya menghafal Al-Quran tidak boleh pindah dari mushaf satu ke mushaf lainnya. Para penghafal Al-Quran biasanya telah memiliki bayangan dalam bentuk satu jenis mushaf. Apabila berganti mushaf maka hafalan pada mushaf virtual pun akan berubah sehingga membuat bingung tata letak ayat-ayat yang telah dihafalkannya. Baik menambah hafalan baru maupun muraja’ah hendaknya hanya menggunakan jenis cetakan yang standar mushaf Madinah atau yang setara dengan itu. Jika di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional, jenis mushaf yang ditentukan yaitu Al-Qur’an Yadain Standar Karantina Hafal Quran Sebulan.

4. Membaca Ayat Secara Berulang-Ulang

Berbeda dari kebiasaan pada umumnya, di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional menggunakan standar Metode Yadain Litahfizhil Quran. Pada saat pengulangan penggalan ayat-ayat hendaknya yang dibaca berulang yaitu ‘Al-Quran Virtual’ yang sudah ditempelkan dalam memori. Sehingga bacaan yang dikeluarkan melalui lisan merupakan hafalan yang seolah tampak tulisannya pada mushaf virtual. Apabila tulisan tidak tampak di pikiran maka dapat melihat mushaf dengan durasi 1 detik untuk 1 kata. Semakin sering ayat-ayat yang sudah dihafalkan bentuk hurufnya tersebut maka akan semakin melekat dan berkualitas hafalannya. Insyaa Allah.

Cara cepat menghafal Al Quran yaitu dengan pengulangan bacaan Al-Quran. Bahkan metode menghafal tanpa menghafal yang saat ini viral atau metode tikrar pun merupakan pengulangan bacaan hafalan.

5. Menyetorkan Hafalan Pada Muhaffizh atau Qori Yang Lebih Mahir

Metode Cepat Menghafal Quran 2021

Ayat yang dihafalkan hendaknya mengandung bacaan sesuai kaidah tajwid. Muhaffizh yang baik akan teliti dalam menyimak sehingga tidak segan-segan akan menegur bacaan yang kurang tepat. Upaya menyetorkan hafalan di depan muhaffizh merupakan cara agar hafalan Al-Qur’an tersambung pada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Menyetorkan hafalan hendaknya tidak harus menunggu satu halaman penuh melainkan dapat berproses dari ayat ke ayat dan disetorkan setiap 5 ayat pendek kemudian menambah hafalan sampai 10 ayat dan disimak hafalan dari 1 sampai 10 ayat yang pendek.

Apabila ayatnya panjang maka bisa dihafalkan per setengah baris kemudian per baris sampai hafalan setengah halaman.

6. Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an

Semua waktu pada dasarnya baik untuk menghafal Al-Qur’an. Namun fisik juga memiliki jam biologis yang berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Apabila menghafal Al-Qur’an disertai dengan semangat yang kuat maka seluruh waktu dapat menjadi waktu terbaik untuk menghafal Al-Qur’an. Misalnya di karantina tahfizh diberlakukan jam belajar selama 12 jam per hari. Semua bisa dijadikan sebagai waktu terbaik untuk menghafal Al-Qur’an.

7. Khatamkan Terlebih Dahulu Hafalan Sebulan Kemudian Muraja’ah

Saat mulai menghafal Al-Quran, janganlah memaksakan diri untuk menghafal Al-Quran dalam jumlah yang banyak sekalian. Mengingat sedikit demi sedikit dengan cara tidak berubah-ubah jauh lebih bagus. Anda boleh-boleh saja menghafal serta menyetorkan hafalan setiap hari dengan jumlah yang banyak, contoh seperempat juz, tetapi perihal itu wajib dijajari dengan durasi muraja’ah yang lebih banyak pula. Ini merupakan mindset pola lama untuk menghafalkan Al-Quran. Berbeda dengan di Yayasan karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional yang justru mengkhatamkan terlebih dahulu hafalan Al-Quran dalam waktu sebulan kemudian muraja’ah per 5 halaman maupun per 10 halaman.

8. Mengutamakan Durasi Muraja’ah Pasca Karantina Tahfizh

Quotes Quran

Komitmenlah pada periode durasi Anda menghafal, dan bukan pada jumlah bagian yang wajib Anda hafalkan. Apabila Anda biasanya menghafal durasi 2 jam setiap hari maka komitmenlah dengan 2 jam itu. Berapa bagian pun yang mampu Anda ingat, terutama Anda wajib menghafal dalam durasi 2 jam.

9. Menghafal dengan Teknik yang Anda Sukai

Setiap orang memiliki teknik menghafal Al-Qur’an yang berbeda. Prinsipnya di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional yaitu, lakukan teknik menghafal yang Anda mampu membuat hafalan yang lancar dengan catatan harus mentadabburi terjemah Al-Qur’an dan mengingat bentuk hurufnya pada Al-Qur’an Virtual. Jika dua hal ini dilakukan maka Insyaa Allah akan terjadi akselerasi menghafal Al-Qur’an.

10. Mengulangi Bacaan Hafalan Pada Shalat Jahr

Memakai durasi saat sebelum atau pun setelah salat wajib 5 waktu untuk mengingat atau pun mengulangi hafalan Al-Quran. Sisihkan durasi setidaknya 15 menit serta konsistenlah. Anda dapat memakai durasi menunggu datangnya waktu salat sembari mengulangi hafalan. Dengan begitu, Anda pula dapat salat pas yaitu durasi 5 kali satu hari.

Apabila Anda konsisten mengulangi hafalan 15 atau pun 20 menit saat sebelum atau pun setelah salat wajib 5 kali satu hari, hingga insya Allah hafalan Anda dapat senantiasa terpelihara tanpa membebankan Anda terpaut dengan durasi menghafal.

11. Mengalokasikan Waktu Khusus untuk Menghafal Al-Qur’an

 

Tidak hanya durasi salat wajib 5 kali per hari, Anda pula wajib mengosongkan durasi spesial tiap hari untuk muraja’ah hafalan Al-Quran. Upaya ini dilakukan untuk kelancaran serta kekuatan hafalan. Cara agar hafalan quran kuat yaitu dengan mengulang bacaan hafalan yang sudah dihafalkan. Semakin dilakukan maka hafalan Anda akan menjadi banyak, terus menjadi banyak pula durasi yang wajib Anda alokasikan untuk memperoleh pahala bacaan Al-Quran.

12. Kurangi Makan, Mengobrol, dan Tidur atau Lakukan Pada Saat yang Tepat

Tanpa diketahui, keadaan di atas amat mempengaruhi pada kecekatan hafalan serta keahlian mempertahankan hafalan. Apabila banyak tidur, banyak makan, serta banyak mengobrol maka itu dapat membuat otak jadi lemas dalam mengingat. Hal ini juga merupakan paling penting dalam mengingat Al- Quran. Cara mempertahankan hafalan Al Quran yaitu dengan membacanya sebagai wiridan harian dengan batas yang istiqamah. Misalnya tilawah 3 juz per hari atau 5 juz per hari. Hal ini disesuaikan dengan keluangan waktu masing-masing.

13. Menghafal Untuk Setia, Bukan Hanya untuk Khatam

Menghafal Al-Quran bukan hanya untuk sebulan melainkan upaya terus menerus dalam menghafal Al-Quran. Senantiasa melindungi tata cara dalam metode menghafal Al-Quran yang kalian gemari karena dengan begitu hendak lebih membuat kalian suka dengan Al-Quran. Cara cepat menghafal Al Quran bukan berarti setelah hafal kemudian tidak muraja’ah, justru selesaikan hafalan 30 juz dengan cepat agar bisa kemudian muraja’ah.

14. Perbanyak Berdoa Agar Diberikan Karunia Pahala Hafalan Al-Quran

Menghafal Al-Quran merupakan upaya manusia untuk menjaga kemurnian Al-Quran. Menghafal Al-Quran juga merupakan anugerah dari Allah Subhanahu Wata’ala. Hendaknya penghafal Al-Qur’an berdoa untuk kesuksesan para penghafal Al-Qur’an, guru-guru, dan seluruh pengurus yang ikut serta dalam kelancaran program karantina hafal quran sebulan di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional, www.hafalquransebulan.com.

Dapat dihubungi via WhatsApp: +6281312700100

Jenis jenis Al Quran tertentu dan cara menghafal Al Quran cepat merupakan hal yang diinginkan oleh banyak orang. Akan tetapi, cara instan tersebut tidak pernah ada.

Sebenarnya, setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghafal Al Quran namun memiliki kesamaan, yaitu pasti dibaca berulang-ulang sampai hafal sehingga dapat dibacakan dengan hafalan sekalipun tanpa melihat mushaf yang menandakan hafalan sudah lancar.

Perbedaan cara menghafal Al Quran menyebabkan berbeda pula cara penyimpanan ingatan di pikiran penghafalnya. Mengenai hal ini sudah dibahas dalam artikel lain di sini. Oleh karena itu, di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional diberlakukan standarisasi Metode Yadain Litahfizhil Quran untuk menghafal Al Quran disertai Visualisasi Tadabbur, Al-Qur’an Virtual, dan Jari Quran.

Adapun pada artikel kali ini kita akan membahas cara menghafal Al Quran yang secara umum yang sudah dikenal di masyarakat.

Ada jenis jenis Al Quran yang biasa digunakan para penghafal Al-Qur’an biasanya menggunakan mushaf 15 baris standar penghafal Al-Qur’an yang berlaku secara internasional. Atau satu jenis mushaf apa pun tanpa berganti-ganti bentuk.

Cara Menghafal Al Quran Satu Halaman Penuh

Membaca satu halaman secara berulang dari baris pertama sampai baris ke-15 pada halaman yang sama sambil melihat mushaf sampai bacaan lancar diucapkan. Setelah itu kemudian membaca satu halaman penuh dengan cara sedikit melihat dan sedikit tidak melihat mushaf. Setelah lancar dilanjutkan dengan membaca satu halaman penuh dalam hafalan tanpa melihat mushaf sampai lancar. Tahap berikutnya hafalan disimak oleh muhaffizh/ah sebanyak satu halaman atau satu surah. Teknik ini cocok bagi para penghafal Al-Qur’an yang telah menguasai ilmu Nahwu Sharaf atau melibatkan alur terjemah menggunakan terjemah dengan cara memahami alur terjemah/ makna di dalam ayat sehingga terangkai dalam bacaan hafalan sesuai dengan pemahaman dalam hafalan.

Teknik menyatukan satu halaman penuh juga bisa digabungkan dengan teknik-teknik lain dan menjadi bagian dari tahapan akhir untuk melancarkan satu halaman penuh sampai tidak ada kesalahan sama sekali sebelum hafalan disimak oleh muhaffizh/ah.

Pengalaman di karantina tahfizh, teknik ini jika sudah mampu kaidah tajwid dan ilmu Nahwu Sharaf maka peserta akan mampu menghafal Al-Qur’an 5 menit sampai 15 menit per halaman. Dengan catatan ilmu tajwid dan Nahwu Sharaf harus sudah dikuasai terlebih dahulu. Alternatif bagi peserta yang belum mahir Nahwu Sharaf maka bisa menggunakan metode Yadain Litahfizhil Qur’an sebagaimana sudah dijelaskan bahwa menghafal Al-Qur’an harus disertai dengan Visualisasi Tadabbur, walaupun durasi awalnya lambat kemudian pasti terjadi akselerasi karena rahasia berikut ini.

Cara Menghafal Al Quran per Bagian

Tujuan menghafal satu halaman penuh namun dibagi menjadi dua bagian agar konsentrasi dalam menghafal menjadi lebih fokus dapat dilakukan dengan tahapan berikut: menghafal satu halaman dibagi dua, yaitu setengah halaman bagian atas dibaca berulang-ulang sampai hafal. Setelah hafal bagian atas maka dilanjutkan menghafal setengah halaman bagian bawah dibaca berulang-ulang sampai hafal. Setelah bagian atas dan bawah dihafal kemudian disatukan menjadi hafalan utuh satu halaman penuh dibaca ulang sampai tersambung hafalan lancar satu halaman. Setelah berhasil kemudian hafalan disimak satu halaman di hadapan muhaffizh/ah.

Teknik tersebut masih sama seperti di atas namun sudah lebih ringan karena konsentrasi bisa lebih terfokus. Agar penghafal lebih fokus maka menghafal dengan cara membaca berulang saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan membayangkan tulisannya dalam ingatan. Teknik membayangkan tulisan dalam Metode Yadain Litahfizhil Quran dinamakan dengan Al-Qur’an Virtual sebagaimana telah dijelaskan di sini.

Cara Menghafal Al Quran Per Lima Ayat Pendek

Biasanya teknik ini dilakukan oleh para pemula di juz 30, 29 dan 28 maupun pada ayat dengan waqaf yang pendek-pendek. Tekniknya diawali dengan membaca secara berulang-ulang ayat satu sampai ayat lima sehingga lancar dalam hafalan.

Selanjutnya bacaan secara berulang-ulang pada ayat enam sampai ayat 10 sehingga lancar dalam hafalan pada ayat enam sampai ayat 10. Setelah itu penggabungan bacaan hafalan ayat satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan dan 10 dengan melihat mushaf sampai lancar tanpa melihat mushaf. Dilanjutkan dengan lima ayat berikutnya kemudian diulang dengan 10 ayat sebelumnya. Terus-menerus menghafal per lima ayat disertai mengulang hafalan ayat sebelumnya sampai selesai satu surah lancar tanpa kesalahan sebelum kemudian menyimakan hafalannya di hadapan muhaffizh/ah.

Biasanya para pemula merasa stres saat 5 ayat diulang lancar namun saat menambah 6-10 maka ayat 1 sampai 5 dianggap hilang. Padahal hafalan Al-Qur’an tidak bisa hilang. Sebagaimana sudah dijelaskan dalam artikel berikut ini.

Cara Menghafal Al Quran per ayat diulang 20 kali

Mirip dengan teknik sebelumnya namun kali ini penekanan pada 20 kali pengulangan. Efektif pada surah-surah pendek, yaitu:

  • membaca berulang 20 kali pada ayat satu;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat dua;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat tiga;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat empat;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat lima;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat satu sampai lima;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat enam;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat tujuh;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat delapan;
  • membaca secara berulang 20 kali pada ayat sembilan;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat 10;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat enam sampai 10;
  • membaca berulang 20 kali pada ayat satu sampai 10;
  • dilakukan sampai selesai satu halaman atau satu surah;
  • satu halaman/satu surah digabungkan dibaca dengan melihat mushaf pengulangan sebanyak 20 kali;
  • satu halaman/surah digabungkan dibaca sambil melihat terjemah Al-Qur’an, pengulangan sebanyak 20 kali;
  • satu halaman/surah digabungkan dengan bacaan hafalan sebanyak 20 kali sebelum menyimakan hafalan pada muhaffizh/ah.

Cara Menghafal Al Quran Separuh Halaman Bawah Kemudian Separuh Atas

Teknik ini dilakukan agar setengah halaman hafalan bagian bawah lancar terlebih dahulu kemudian menghafal halaman bagian atas. Caranya dengan menghafal awal ayat pada bagian tengah halaman sebanyak satu ayat sampai hafal. Lanjutkan hafalan ayat berikut di bawahnya sampai selesai setengah halaman bawah. Setelah setengah halaman bawah hafal kemudian menghafal setengah hafalan bagian atas halaman sampai hafal. Lakukan penggabungan bacaan hafalan atas sampai bawah halaman dengan lancar kemudian hafalan satu halaman siap disimak oleh muhaffizh/ah. Cara ini juga bisa dimulai dari ayat yang paling bawah ke atas sampai hafal satu halaman penuh dengan pengulangan bacaan.

Cara Menghafal Al Quran Per Setengah Baris

Menggunakan mushaf 15 baris per halaman dengan cara dihafal per setengah baris. Lakukan dengan membaca berulang pada separuh baris pertama sampai lancar dilanjutkan separuh kedua dari baris pertama sampai lancar kemudian digabungkan hafalan satu baris tersebut. Setelah baris pertama hafal lancar kemudian menambah baris selanjutnya dengan membagi setiap baris menjadi dua bagian. Lanjutkan sampai hafalan satu halaman lancar dengan cara penggabungan bacaan dari atas sampai bawah satu halaman. Meskipun hafalan dihafal per setengah baris maupun per baris namun hafalan disimak sesuai waqaf dan ibtida’ pada bacaan hafalan Al-Qur’an. Jika hafalan sudah disatukan menjadi satu ayat maka hafalan diulangi per-waqaf tersebut kemudian lanjutkan sampai satu halaman.

Cara Menghafal Al Quran Per Kata

Teknik ini dilakukan dengan cara seolah-olah memotret dengan kecepatan hafalan setiap kata (kalimat mufradat) dihafal dalam waktu satu detik atau satu kedipan mata. Setelah itu digabungkan bacaan sambil melihat mushaf setiap baris dihafal dengan target satu menit. Lanjutkan hafalan sampai satu waqaf atau satu ayat. Hafalan mengulangi bacaan setiap selesai satu ayat sampai lancar. Kemudian lanjutkan pada ayat berikutnya tanpa mengulang hafalan ayat sebelumnya. Prosesnya menambah terus sampai satu halaman penuh kemudian kembali lagi membaca dari bagian atas dan baca berulang satu halaman sampai lancar sebelum disimak oleh muhaffizh/ah. Cara menghafal Al Quran per kata cocok dilakukan oleh pemula yang baru saja memulai proses menghafal Al Quran.

Cara Menghafal Al Quran dengan Cara Menulis

Sediakan alat tulis untuk menghafal bentuk tulisan ayat Al-Qur’an secara berulang-ulang. Proses ini sambil ditulis sambil dibaca sehingga menjadi hafalan. Lihat setengah baris dari ayat yang mau dihafal kemudian ditulis dalam kertas/buku. Menulis secara berulang-ulang sampai hafal lanjutkan pada setengah baris berikutnya sampai hafal. Lanjutkan sampai satu ayat dan baca ulang sampai hafalan lancar. Lanjutkan terus sampai mendapatkan satu halaman penuh dengan cara menulis. Jika sudah selesai kemudian baca tulisan hasil karya. Setelah hafal kemudian tutup dan baca ulang tanpa melihat tulisan melainkan dengan membayangkan bentuk tulisan dalam hafalan. Saat hafalan ragu atau tidak ingat maka bisa kembali melihat tulisan. Lakukan sampai hafal lancar cara penulisan maupun pengucapan sampai hafalan siap disimak oleh muhaffizh/ah.

Tujuan menulis huruf-huruf Al-Qur’an yaitu agar dapat membayangkan bentuk tulisan dalam pikiran. Pada metode Yadain, peserta tidak diharuskan menulis terutama jika peserta sudah pandai membayangkan huruf-hurufnya. Tujuan membayangkan huruf tersebut dengan Metode Yadain sebenarnya bisa dilakukan dengan kecepatan 1 detik sebagai cara menghafal Al Quran 1-4 kata agar membentuk Al-Qur’an Virtual dalam memory.

Cara Menghafal Al Quran dengan Mendengarkan

Teknik mendengarkan melalui pengulangan bacaan yang dilakukan oleh muhaffizh/ah maupun MP3. Misalnya, muhaffizh/ah membacakan satu ayat pendek atau setengah baris, kemudian murid menirukan bacaan. Lakukan revisi bacaan murid jika pengucapan belum benar. Murid mengulang bacaan Al-Qur’an bersama murid lain dalam satu kelompok hafalan yang sama. Jika sudah mencapai satu ayat, murid satu persatu membaca seperti ayat yang dibacakan oleh muhaffizh/ah secara bergiliran. Lanjutkan sampai hafal satu surah atau satu halaman. Jika sudah hafal maka hafalan disimak oleh muhaffizh/ah.

Selain teknik di atas, ada juga 27 cara menghafal Al Quran cepat dan mudah seperti sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya.

Semua cara menghafal Al Quran pasti ada kesamaan, yaitu kemauan membacanya secara berulang-ulang. Pengulangan hafalan dibagi menjadi tiga diantaranya:

  1. Tadzkir, yaitu pengulangan bacaan cepat tanpa suara target 10 juz sekali duduk setiap hari dengan target kuantitas sehingga bacaan selalu dikontrol setiap hari baik secara binnazhar maupun bil ghaib;
  2. Talfizh, yaitu pengulangan dengan tempo bacaan sedang (tadwir) dan suara yang lantang. Talfizh ini dilakukan dengan target setengah juz atau maksimal satu juz setiap selesai melaksanakan salat lima waktu.
  3. Tanzhir, yaitu pengulangan dengan cara melihat mushaf terlebih dahulu, lalu diucapkan dengan suara lantang. Tanzhir bertujuan untuk merevisi kesalahan hafalan pada ayat yang biasa lupa, keliru, atau biasa dilakukan pada pengulangan hafalan baru.

Setelah memahami cara menghafal Al Quran yang populer dalam tahfizh Al Quran semoga dapat menambah pemahaman. Saat nanti Anda sudah berada di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional ketika mempraktikkan Metode Yadain Litahfizhil Qur’an yang memiliki ciri khas Al-Qur’an Virtual (sistem menghafal 4 kata dalam 1 detik), Visualisasi Tadabbur (teknik memahami alur cerita sekalipun belum mahir bahasa Arab), dan Penomoran Ayat (khusus alumni Mutqin). Informasi dan pendaftaran hubungi WhatsApp admin kami +6281312700100. Atau langsung isi formulir di

PENDAFTARAN KARANTINA TAHFIZH https://www.hafalquransebulan.com/informasi-pendaftaran/

PENDAFTARAN TAHFIDZ ONLINE https://www.hafalquransebulan.com/tahfizh-online/

Yadi Iryadi, S.Pd
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an

 

 

6 Responses

  1. farrasi says:

    kalo boleh tanya, minimal sehari muraja’ah berapa juz yaa? bagusnya sehari muraja’ah berapa juz yaa? terima kasih

    • admin says:

      Setiap orang memiliki keluangan waktu yang berbeda. Idealnya tilawah 5 juz per hari dan mutqin 5 halaman per hari.

  2. farrasi says:

    kalo boleh tanya, minimal sehari muraja’ah berapa juz yaa? terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *