10-13 jam Menghafal Al Quran dapat 1-5 halaman?

Hafal Quran Sebulan

10-13 jam Menghafal Al Quran dapat 1-5 halaman?

Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional lebih identik dengan akselerasi menghafal Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu sebulan kemudian muraja’ah seumur hidup.

Apabila mengikuti seluruh program dengan baik maka dimungkinkan Insyaa Allah akan mampu menyetorkan hafalan Al-Qur’an per halaman sampai 30 Juz kurang dari sebulan.

Apabila belum mencapai target yang diharapkan maka harus ada evaluasi dan strategi agar ikhtiar dan hasil yang dicapai bisa lebih maksimal.

Jika 10-13 jam Menghafal Al Quran dapat 1-5 halaman berarti masih dapat dioptimalkan lagi ikhtiarnya agar setiap hari bisa mencapai hafalan 20-30 halaman per hari. Bismillah…

Berikut ini daftar pertanyaan yang harus dipenuhi agar pelaksanaan karantina tahfizh dapat diikuti dengan maksimal oleh peserta Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.

  1. Apakah dia mengikuti ikhtiar SOP dari sejak awal pendaftaran?….
    SOP diibaratkan sebagai resep praktis yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga diharapkan akan mampu menghafal Al-Qur’an susuai dengan target yang ditetapkan oleh penyelenggara dan peserta.Target Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional ada 2 macam yaitu target menuntaskan durasi belajar di karantina tahfizh antara 10-13 jam menghafalkan Al-Qur’an dan target pencapaian hafalan 30 Juz dalam waktu sebulan.
  2. Apakah ada ruhiyah/keyakinan prasangka negatif terhadap Hafalan Al-Qur’an?….
    Keyakinan negatif peserta dalam menghafalkan Al-Qur’an dapat menghambat upaya menghafal Al-Qur’an. Sehingga dalam hal ini penyelenggara terutama para muhaffizh hendaknya menanamkan nilai-nilai ruhiyah terhadap para peserta karantina tahfizh sehingga senantiasa menjaga keikhlasan dalam proses menghafalkan Al-Qur’an.
    Tidak akan pernah kecewa orang yang berharap pahala dari Allah Subhanahu Wata’ala. Bahkan uniknya banyak penghafal Al-Qur’an yang berhasil menghafal Al-Qur’an dengan lebih baik setelah mengubah orientasi belajarnya menjadi karena Allah Subhanahu Wata’ala.
  3. Apakah dia sudah mengerti sistem dan metode yang diterapkan di Karantina Tahfizh Al-Qur’an?…
    Metode apapun menghafalkan Al-Qur’an pasti dibaca berulang. Namun di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional mempunyai standar metode Yadain Litahfizhil Qur’an sehingga hendaknya seluruh peseta dipastikan menguasai dan mempraktekkan metode Yadain Litahfizhil Qur’an.
  4. Apakah dia bacaannya sudah memenuhi bacaan Tartil & Hadr standar Karantina Tahfizh Al-Qur’an?….
    Bacaan yang sesuai kaidah tajwid akan sangat membantu para penghafal Al-Qur’an agar dapat mempu menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar tanpa menyalahi kaidah tajwid.

Pada saat proses Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional para muhaffizh-muhaffizhah dilarang menekan peserta dengan bentakan atau pun penekanan fisik/mental melainkan bantu dia dengan menunjukkan cara mencapai solusi terbaik seperti yang diharapkan.

 

Yadi Iryadi
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Licensed Neuro Linguistic Programming
Master Coach HypnoTahfizh

2 Responses

  1. Titi. berkata:

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabaro katuh.
    Mau nanya pak ustadz,klo yg kurang mampu,ada kemudahan tidak pak ustadz. Terima kasih.
    Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabaro katuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *